Malang, 14 April 2026 — UPT Publikasi Ilmiah Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Rapat Kerja Tahunan yang menegaskan komitmen transformasi kelembagaan berbasis nilai spiritual dan profesionalisme. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala UPT, Prof. A, mengangkat tema besar “Self Change (QS 13:11) but not Self Destruction (QS 4:29)” sebagai landasan filosofis dalam mendorong perubahan organisasi yang berkelanjutan. Dalam arahannya, pimpinan menekankan bahwa perubahan organisasi harus dimulai dari transformasi internal, meliputi penguatan mindset, niat, disiplin, dan etos kerja. Nilai tersebut selaras dengan pesan dalam QS 13:11 bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri, namun tetap harus dilakukan secara bijak dan tidak destruktif sebagaimana diingatkan dalam QS 4:29.

Sebagai simbol semangat kerja, UPT Publikasi Ilmiah menetapkan target angka “429” yang menjadi representasi filosofis sekaligus target kinerja institusi. Angka ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat kolektif dalam mencapai berbagai indikator strategis tahun 2026.

Rapat kerja juga memaparkan struktur organisasi terbaru UPT Publikasi Ilmiah yang dirancang untuk mendukung efektivitas dan profesionalisme kerja. Divisi-divisi strategis seperti Penerbitan, Percetakan, serta Administrasi dan Pendukung diperkuat dengan penunjukan koordinator yang kompeten di bidangnya. Sinergi antar divisi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publikasi ilmiah secara menyeluruh.Dalam bidang penerbitan, UPT Publikasi Ilmiah menargetkan capaian signifikan dengan total 429 ISBN sepanjang tahun 2026. Strategi pencapaiannya dibagi ke dalam tiga fase utama, dimulai dari penguatan legalitas dan infrastruktur digital pada triwulan kedua, ekspansi pasar melalui pameran dan pelatihan pada triwulan ketiga, hingga fase puncak capaian pada triwulan keempat. Sementara itu, Divisi Percetakan diarahkan untuk melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh. Sistem layanan yang sebelumnya bersifat internal akan dikembangkan menjadi model bisnis profesional yang terintegrasi dengan badan usaha universitas. Langkah ini mencakup penguatan legalitas, pengembangan aset, serta optimalisasi potensi pendapatan berbasis income generating.

 

Menariknya, target finansial yang dicanangkan cukup progresif, dengan proyeksi pendapatan hingga puluhan miliar rupiah per tahun serta pengembangan program berbasis Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu, UPT juga merancang inovasi berupa pengembangan Living Museum dan Ruang Peradaban sebagai bagian dari penguatan identitas institusi. Rapat kerja ini tidak hanya berfokus pada target kuantitatif, tetapi juga pada penguatan kualitas dan daya saing global. Melalui program pelatihan penulisan, pameran buku, serta kunjungan edukatif, UPT Publikasi Ilmiah berupaya membangun ekosistem publikasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya dalam peningkatan publikasi ilmiah, penguatan kerja sama, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Sebagai penutup, rapat kerja ini menghasilkan komitmen bersama untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum akselerasi kinerja UPT Publikasi Ilmiah. Dengan mengedepankan nilai perubahan yang konstruktif, profesionalisme, serta kolaborasi, seluruh tim optimis mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Rapat kerja ini sekaligus menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan UPT Publikasi Ilmiah sebagai pusat unggulan publikasi yang tidak hanya berorientasi pada output, tetapi juga pada dampak dan keberlanjutan di tingkat nasional maupun internasional.

 

 

DOKUMENTASI

 

 

wpChatIcon
wpChatIcon