I. Istilah Metrik & Reputasi Scopus
CiteScore
Metrik buatan Scopus untuk mengukur dampak jurnal. Cara hitungnya adalah jumlah sitasi yang diterima sebuah jurnal dalam 4 tahun terakhir dibagi dengan jumlah artikel yang diterbitkan dalam periode tersebut.
SJR (SCImago Journal Rank)
Nilai prestise jurnal berdasarkan bobot sitasinya. Sitasi dari jurnal terkenal (Q1) bernilai jauh lebih tinggi daripada sitasi dari jurnal biasa.
SNIP (Source Normalized Impact per Paper)
Nilai dampak jurnal yang sudah disesuaikan dengan budaya sitasi bidang ilmunya, sehingga perbandingan antar-disiplin ilmu menjadi adil.
Quartile (Q1, Q2, Q3, Q4)
Peringkat kelompok jurnal dalam satu bidang ilmu yang dibagi menjadi empat bagian (masing-masing 25%), dari Q1 (tertinggi) hingga Q4 (terendah).
Percentile (%)
Posisi detail jurnal dalam skala 0–100 di bidangnya. Jika persentilnya 90%, artinya jurnal tersebut lebih baik dari 90% jurnal lain di bidang yang sama.
h-index
Metrik untuk mengukur produktivitas dan dampak sitasi seorang peneliti (atau institusi). Contoh: h-index = 10 artinya peneliti tersebut memiliki minimal 10 artikel yang masing-masing telah disitasi minimal 10 kali.
Coverage (Cakupan)
Rentang tahun di mana sebuah jurnal resmi diindeks oleh Scopus (misal: 2018 to Present).
II. Istilah Status Jurnal & Proses Seleksi
Discontinued
Status ketika sebuah jurnal resmi dikeluarkan/ditendang dari indeks Scopus karena melanggar aturan atau kualitasnya menurun.
Accepted / Indexed
Jurnal atau artikel yang telah resmi diterima dan datanya masuk ke dalam pangkalan data Scopus.
Scopus Radar
Sistem algoritma otomatis milik Scopus yang bertugas memantau perilaku jurnal. Sistem ini akan memberikan alarm (peringatan) jika sebuah jurnal tiba-tiba menerbitkan artikel terlalu banyak atau mendeteksi adanya pola sitasi yang tidak wajar.
CSAB (Content Selection and Advisory Board)
Kelompok ilmuwan dan pakar internasional independen yang bertugas menyeleksi apakah sebuah jurnal layak masuk (atau tetap bertahan) di Scopus.
III. Istilah Plagiasi & Integritas Teks
Plagiarism (Plagiasi)
Mengambil ide, kata-kata, data, atau karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri tanpa memberikan sitasi/kredit yang benar.
Self-Plagiarism (Autoplagiasi)
Memakai ulang tulisan, data, atau ide dari karya Anda sendiri yang sudah pernah diterbitkan sebelumnya tanpa menyebutkan sumber aslinya.
Similarity Index
Angka persentase kemiripan susunan kata antara naskah Anda dengan dokumen lain di internet. Dicek menggunakan software seperti Turnitin atau iThenticate.
Paraphrasing (Parafrase)
Menuliskan kembali ide orang lain dengan menggunakan bahasa dan struktur kalimat sendiri tanpa mengubah makna aslinya. Ini adalah teknik wajib agar terhindar dari plagiasi.
Data Falsification (Falsifikasi Data)
Mengubah, memanipulasi, atau membuang sebagian data riset agar hasilnya terlihat sesuai dengan hipotesis peneliti.
Data Fabrication (Fabrikasi Data)
Tindakan kriminal akademik berupa mengarang atau membuat-buat data riset yang sebenarnya tidak pernah ada/tidak pernah dilakukan eksperimennya.
IV. Istilah Terkait Artificial Intelligence (AI)
AI-Generated Content
Konten (teks, gambar, atau kode) yang dibuat secara otomatis oleh AI (seperti ChatGPT, Claude, dll.). Sebagian besar jurnal melarang teks artikel ditulis oleh AI.
AI Tool Transparency/Disclosure
Kewajiban penulis untuk mendeklarasikan atau menulis secara jujur di bagian metode/acknowledgements jika mereka menggunakan bantuan AI dalam proses risetnya.
AI for Editing / Proofreading
Penggunaan AI yang diizinkan, yaitu terbatas hanya untuk memperbaiki tata bahasa (grammar), ejaan, dan keterbacaan bahasa, bukan untuk membuat ide/konten baru.
AI Co-Author Prohibition
Aturan global yang menegaskan bahwa AI tidak bisa didaftarkan sebagai penulis pendamping karena AI tidak bisa bertanggung jawab secara hukum dan etika terhadap isi penelitian.
AI Detection Tool
Alat pemindai teks yang digunakan oleh editor jurnal untuk mendeteksi seberapa besar probabilitas sebuah naskah ditulis oleh mesin/AI.
V. Istilah Etika & Praktik "Nakal" Publikasi
Predatory Journal
Jurnal yang mengutamakan keuntungan finansial (menarik biaya mahal) dengan mengabaikan proses peninjauan ilmiah (peer-review) yang benar.
Paper Mill
Sindikat atau organisasi ilegal yang memproduksi naskah ilmiah massal (palsu/duplikat) untuk dijual kepada peneliti yang ingin instan.
Authorship Sale (Jual Beli Slot Nama)
Praktik mencantumkan nama seseorang ke dalam artikel ilmiah yang siap terbit dengan imbalan uang, padahal orang tersebut tidak ikut meneliti.
Gifting Authorship (Penulis Hadiah)
Mencantumkan nama senior, atasan, atau kolega ke dalam artikel sebagai "hadiah" atau demi rasa segan, meskipun mereka tidak berkontribusi pada riset.
Ghost Authorship
Peneliti yang memberikan kontribusi nyata dalam riset dan penulisan, namun namanya justru sengaja tidak dicantumkan dalam artikel.
Citation Cartel / Manipulation
Kesepakatan terselubung antar-peneliti atau antar-jurnal untuk saling mengutip artikel satu sama lain demi mendongkrak metrik secara buatan.
Retraction (Retraksi)
Penarikan kembali artikel yang sudah telanjur terbit karena belakangan ditemukan adanya bukti kecurangan parah, manipulasi data, atau plagiasi.
COPE (Committee on Publication Ethics)
Forum atau komite internasional yang menyusun pedoman dan standar etika publikasi ilmiah yang menjadi acuan Scopus dan penerbit dunia.
